EPIDEMIOLOGI adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana penyebaran penyakit di suatu kelompok masyarakat.
Epidemiologi Menurut John Graunt
Epidemiologi Menurut John Graunt
Menganalisa
laporan mingguan kelahiran dan kematian di London, dalam bukunya “The Nature
and Political Observations Made Upon the Bills of Mortality”. Inilah untuk
pertama kalinya pola penyakit penduduk diukur. Ia mencatat besarnya perbedaan
kelahiran dan kematian antara laki-laki dan perempuan, besarnya kematian bayi
menurut musim, menekankan pentingnya pengumpulan data penyakit secara rutin,
yang menjadi dasar bentuk epidemiologi modern. Ia juga sebagai pencipta dua
prosedur dasar biostatistik, yaitu estimasi populasi dan konstruksi tabel
kehidupan. John Graunt merupakan orang yang pertama melakukan kuantifikasi atas
kejadian kematian dan kesakitan.
Antonio
van Leeuwenhoek (1632-1723)
Leeuwenhoek adalah
seorang warga negara Belanda, dilahirkan di Delft, 24 Oktober 1632 dan
meninggal pada tanggal 24 Agustus 1723. Dia seorang ilmuwan amatir yang
menemukan mikroskop, penemu bakteri dan parasit (1674), penemu spermatozoa
(1677). Penemuan bakteri telah membuka tabir suatu penyakit yang akan sangat
berguna untuk analisis epidemiologi selanjutnya.
Robert
Koch
Nama Robert Koch tidak asing
lagi jika dihubungkan dengan penyakit tuberkulosis pada tahun 1882. Selain itu
Koch berperan memperkenalkan tuberkulin pada tahun 1890 yang dianggapnya
sebagai suatu cara pengobatan TBC. Konsep tes tuberkulin selanjutnya
dikembangkan oleh Von Pirquet di tahun 1906 dan PPD diperkenalkan oleh siebart
pada tahun 1931. Dewasa ini tes tuberkulin dipakai untuk mendeteksi adanya
riwayat infeksi tuberkulosis sebagai perangkat diagnosis TBC pada anak-anak.
Selain itu Koch juga terkenal dengan Postulat Koch, yang mengemukakan konsep
tentang cara menentukan kapan mikroorganisme dapat dianggap sebagai penyebab
suatu penyakit.
Greenwood
( 1934 )
Mengatakan bahwa Epidemiologi mempelajari tentang penyakit dan segala macam
kejadian yang mengenai kelompok ( herd ) penduduk. Kelebihannya adalah adanya
penekanan pada kelompok penduduk yang mengarah kepada distribusi suatu
penyakit.
Max
van Patternkofer
Orang Jerman ini
memberikan kesan tersendiri dalam sejarah epidemiologi khususnya berkaitan
dengan upaya mengidentifikasikan penyebab suatu penyakit. Untuk membuktikan
jalan pikirannya dia tidak segan-segan memakai dirinya sebagai kelinci
percobaan. Dan konon beberapa muridnya bersedia juga menuruti caranya. Dia
menelan1,00 cm3 kultur vibrio untuk menentang teori yang sedang berkembang saat
itu yang menyatakan vibrio adalah penyebab kolera. Dia ingin membuktikan bahwa
vibrio bukanlah penyebab kolera. Dia minum segelas air berisi baksil kolera,
dan ternyata memang (kebetulan) dia tidak jatuh sakit. Salah satu
kemungkinannya karena dosis yang diminumnya terlalu kecil mengingat dibutuhkan
jumlah vibrio yang banyak untuk selamat dari keasaman lambung.
William
Fair
Mengembangkan pengumpulan
data rutin kematian dan penyebabnya. Merupakan orang pertama menganalisis
statistik kematian untuk mengevaluasi masalah kesehatan
John
Snow, 1854
Namanya sudah
tidak asing dalam dunia kesmas dalam upaya yang sukses mengatasi kolera yang melanda
London. Yang perlu dicatat disini bahwa John Snow, dalam analisis masalah
penyakit kolera, mempergunakan pendekatan epidemiologi dengan menganalisis
faktor tempat, orang, dan waktu. Dia dianggap The Father of Epidemiology.
Pervical
Pott
Dia adalah seorang
ahli bedah yang melakukan pendekatan epidemiologis dalam menganalisis
meningginya kejadian kanker skrotum di kalangan pekerja pembersih cerobong
asap. Dia memikirkan bahwa tentu ada suatu faktor tertentu yang berkaitan
dengan kejadian kanker skrotum di kalangan pembersih cerobong asap. Dengan
analisis epidemiologinya, dia berhasil menemukan bahwa tar yang terdapat pada
cerobong asap itulah yang menjadi penyebabnya. Dia dianggap sebagai Bapak
Epidemiologi Modern.
James
Lind, 1747
Dia berhubungan
dengan sejarah hubungan kekurangan vitamin C dengan scurvy (kekurangan vitamin
C). cerita penemuannya sederhana, dimana dia mengamati bahwa ada kelompok
tertentu dari mereka yang dalam pelayanan dengan kapal yang mereka tumpangi
dalam suatu pelayaran panjang yang mengalami scurvy. Mereka menderita
kekurangan vitamin C karena mereka semuanya memakan makanan kaleng. Dia dikenal
sebagai bapak Trial Klinik.
Dool
dan Hill, 1950
R. Doll dan A.B.
Hill adalah dua nama yang berkaitan dengan cerita hubungan merokok dan kanker
paru. Keduanya adalah peneliti pertama yang mendesain penelitian yang
melahirkan bukti adanya hubungan antara rokok dan kanker paru. Keduanya adalah
pelopor penelitian di bidang Epidemiologi Klinik.
Adapula definisi epidemiologi
menurut Center of Disease Control (CDC) 2002, Last 2001, Gordis 2000 menyatakan
bahwa epidemiologi adalah studi yang mempelajari distribusi dan determinan
penyakit dan keadaan kesehatan pada populasi serta penerapannya untuk
pengendalian masalah-masalah kesehatan. Dari pengertian tersebut jelas bahwa
epidemiologi adalah studi dan studi itu adalah riset. Menurut Leedy (1974),
riset adalah “a systematic quest for undiscovered truth” yang berarti pencarian
sistematis terhadap kebenaran yang belum terungkap.
Brian
Mac Mahon ( 1970 )
Epidemiologi adalah studi tentang penyebaran dan penyebab frekuensi
penyakit pada manusia dan mengapa terjadi distribusi semacam itu. Di sini sudah
mulai menentukan distribusi penyakit dan mencari penyebab terjadinya distribusi
dari suatu penyakit.
Wade
Hampton Frost ( 1972 )
Mendefinisikan Epidemiologi sebagai suatu pengetahuan tentang fenomena
massal ( Mass Phenomen ) penyakit infeksi atau sebagai riwayat alamiah (
Natural History ) penyakit menular. Di sini tampak bahwa pada waktu itu
perhatian epidemiologi hanya ditujukan kepada masalah penyakit infeksi yang
terjadi/mengenai masyarakat/massa.
Anders
Ahlbom & Staffan Norel ( 1989 )
Epidemiologi adalah Ilmu Pengetahuan mengenai terjadinya penyakit pada
populasi
manusia.
Gary
D. Friedman ( 1974 )
Epidemiology is the study of disease occurance in human populations.
(Epidemiologi
adalah studi tentang kejadian penyakit pada populasi manusia.)
15.
Abdel R. Omran ( 1974 )
Epidemiologi adalah suatu ilmu mengenai terjadinya dan distribusi keadaan
kesehatan, penyakit dan perubahan pada penduduk, begitu juga determinannya
serta akibat – akibat yang terjadi pada kelompok penduduk.
16.
Barbara Valanis
Epidemiology is term derived from the greek languang ( epid = upon ; demos
= people ;logos = science ).
(Epidemiologiadalahistilah
yang berasal dari Languang Yunani(epid =atas, demo=orang,logo=ilmu)
17.
Last ( 1988 )
Epidemiology is study of the distribution and determinants of health –
related states or events in specified population and the application of this
study to control of problems.
(Epidemiologi
adalah studi tentang distribusi danfaktor penentu kesehatan negara terkait atau
peristiwa dalam populasi tertentu dan aplikasi dari penelitian ini untuk
mengontrol masalah).
18.
Elizabeth Barrett
Epidemiology is study of the distribution and causes of diseases. (Epidemiologi
adalah studi tentang distribusi dan penyebab penyakit.)
19.
Hirsch ( 1883 )
Epidemiologi adalah suatu gambaran kejadian, penyebaran dari jenis – jenis
penyakit pada manusia pada saat tertentu di berbagai tempat di bumi dan
mengkaitkan dengan kondisi eksternal
20.
Judith S. Mausner ; Anita K. Bahn
Epidemiology is concerned with the extend and types of illness and injuries
in groups of people and with the factors which influence their distribution.
(Epidemiologi
berkaitan dengan memperpanjang dan jenis penyakit dan cedera dalam kelompok
orang dan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi mereka.)
Robert H. Fletcher ( 1991 )
Epidemiologi adalah disiplin riset yang membahas tentang distribusi dan
determinan
penyakit dalam
populasi.
Lewis H. Rohf ; Beatrice J. Selwyn
Epidemiology is the description and explanation of the differences in
accurence of events of medical concern in subgroup of population, where the
population has been subdivided according to some characteristic believed to
influence of the event. (Epidemiologiadalahdeskripsi dan penjelasan tentang
perbedaan suatu peristiwa yang menjadi perhatianmedis disubkelompokpopulasi, di
manapopulasi telahdibagi menurut beberapa karakteristik dipercaya untuk
mempengaruhi acara.)
Lilienfeld ( 1977 )
Epidemiologi adalah suatu metode pemikiran tentang penyakit yang berkaitan
dengan penilaian biologis dan berasal dari pengamatan suatu tingkat kesehatan
populasi.
Moris ( 1964 )
Epidemiologi adalah suatu pengetahuan tentang sehat dan sakit dari suatu
penduduk.
Sedangkan menurut WHO, epidemiologi adalah studi tentang distribusi dan determinan kesehatan yang berkaitan dengan kejadian di populasi dan aplikasi dari studi untuk pemecahan masalah kesehatan.
Dapat
disimpulkan bahwa epidemiologi mempunyai peranan yang penting dalam dunia
kesehatan masyarakat terutama karena keterkaitannya mempelajari penyebaran
penyakit pada manusia dalam konteks lingkungannya dan mewujudkan dirinya
sebagai suatu metode pendekatan banyak memberikan perlakuan kuantitatif dalam
menjelaskan masalah kesehatan.
Comments
Post a Comment